Tips Membangun Rumah Type 36/60

Bicara soal membangun rumah type 36/60 atau tipe lainnya, pasti tidak akan pernah lepas dari bahan bangunan, desain, biasa, dan lainnya. Sebab hal tersebut menjadi dasar Anda untuk menentukan budget yang perlu Anda siapkan. Selain budget, tentunya ada banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan untuk membangun rumah. Nah, di bawah ini akan dijelaskan beberapa tips membangun rumah type 36/60 yang perlu Anda ketahui.

Pengertian Rumah Type 36/60

Rumah type 36/60 merupakan hunian dengan luas bangunan 36 meter persegi (m2). Dimana umumnya rumah tipe ini berukuran 6 x 6 m. Rumah type 36 umumnya dibangun di atas lahan dengan luasan 60 m2 atau 72 m2, yang kemudian penulisannya di brosur diubah menjadi 36/60 untuk yang lahannya seluas 60 m2 serta 36/72 untuk yang lahan 72 m2.

Rumah type 36/60 memang cukup minimalis. sehingga ruangan yang tersedia juga sedikit. Umumnya, ruangan yang dibuat untuk hunian tipe ini adalah dua kamar tidur, ruang tamu yang tersambung dengan dapur, serta kamar mandi. Rumah tipe ini sangat lah cocok buat Anda yang baru menikah maupun yang baru mempunyai anak dan ingin hidup minimalis.

Kendati berukuran kecil dan minimalis, rumah type 36/60 ini mempunyai kelebihan tersendiri. Dimana ruangan yang tersedia akan lebih mudah dibersihkan. Serta areanya yang sedikit akan lebih mempererat dan membuat keluarga Anda lebih hangat.

Tips Membangun Rumah Type 36/60

Nah, bagi Anda yang sedang merencanakan untuk membangun rumah type 36/60. Ada baiknya Anda menyimak beberapa tips di bawah ini agar hunian yang ingin Anda bangun bisa cepat selesai dan sesuai dengan harapan Anda.

1. Buat Desain dan Denah Sesuai Kebutuhan

Hal pertama yang perlu Anda lakukan jika ingin membangun sebuah rumah, baik itu rumah type 36/60 maupun tipe lainnya adalah membuat desain dan denah ruangan rumah Anda. Mulai dari desain interior, yang meliputi ruangan apa saja yang ingin dibangun. Serta desain eksteriornya juga perlu dipikirkan.

Selain itu, buat denah tiap ruangan yang ingin dibuat. Berapa ukuran kamar tidur yang Anda inginkan, hingga bagaimana model rumah yang Anda inginkan. Apakah berbentuk persegi panjang atau berbentuk persegi. Sebab, hal ini akan menentukan tata letak tiap ruangan yang ingin Anda buat.

2. Hitung Rincian Biaya yang Dibutuhkan

Setelah denah dan desain selesai dibuat dan sudah Anda konsultasikan dengan arsitek yang Anda percayai, hal berikutnya yang perlu Anda pikirkan adalah rincian biaya yang dibutuhkan. Rincian biaya ini akan lebih mudah dibuat, setelah Anda selesai dengan masalah denah dan desain.

Tentunya, untuk bisa membuat rincian biaya pembangunan. Anda juga perlu melakukan riset harga material bangunan terlebih dahulu. Mulai dari harga semen, harga kayu, harga genteng, hingga biaya sewa jasa konstruksi yang terpercaya. Lakukan riset di berbagai tempat, agar Anda bisa menyesuaikan dengan budget Anda nantinya.

Jika Anda sudah selesai melakukan riset, buatlah rincian biaya pembangunan sesuai dengan budget yang sudah Anda siapkan. Entah nantinya menggunakan jasa konstruksi yang sudah sepaket dengan material bangunannya atau terpisah. Dengan rincian budget yang jelas, tentunya anggaran yang sudah Anda siapkan tidak akan membengkak.

3. Gunakan Pekerja Profesional

Menggunakan jasa pekerja profesional, seperti tukang bangunan, arsitek, dan lainnya akan menjadi pilihan terbaik. Sebab hal ini akan lebih menghemat biaya dan proses pengerjaannya juga lebih cepat. Karena pekerja profesional mempunyai pengalaman dan pengetahuan yang sudah terbukti untuk mewujudkan rumah impian Anda.

4. Gunakan Material Bangunan Lokal

Bahan bangunan yang berkualitas tak selamanya mahal dan berasal dari luar negeri. Guna menghemat biaya pembangunan rumah Anda, ada baiknya Anda menggunakan material bangunan produksi lokal. Selain murah, tentunya juga lebih mudah untuk didapatkan.

Bicara soal material bangunan berkualitas dan murah, Semen SCG PCC dari SCG CBM Indonesia bisa menjadi pilihan yang tepat jika Anda sedang mencari semen berkualitas untuk membangun rumah impian Anda. Sebab, seman yang satu ini mempunyai daya ikat yang kuat dan rendah penyusutan.

Sama halnya dengan produk semen pada umumnya, semen SCG PCC ini juga diperuntukkan untuk pemasangan batu bata, plesteran, acian dinding hingga pengaplikasian beton. Hal ini tidak lain karena seman SCG sangat kuat dan tahan lama.

Kuatnya semen SCG dikarenakan hasil inovasi formula terbaru yang bisa membuat dinding bisa kering pada waktu yang tepat, alhasil akan lebih menghemat waktu pengerjaan dan biaya konstruksi.

Selain itu, semen SCG dibuat dengan formula khusus yang membuat teksturnya lebih halus dan bisa menambah daya rekat. Alhasil semen ini lebih mudah diaplikasikan dan membuat dinding jadi lebih halus, kuat dan juga indah secara bersamaan.

Jika Anda tertarik untuk membeli semen SCG PCC ini atau sekedar melihat harga semen tersebut, Anda bisa mengunjungi laman website scgcbm.id secara langsung. Selain itu, SCG juga menyediakan berbagai material bangunan lainnya, seperti bata ringan, pipa pvc, beton dan lain sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *