PBNU Ingin Pesawat N219, PTDI akan Lakukan Pembicaraan Lanjutan

TEMPO.CO, Jakarta -Direktur Niaga, Teknologi & Pengembangan PTDI, Gita Amperiawan mengatakan PTDI akan melakukan pembicaraan lebih lanjut ihwal keinginan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang ingin memesan pesawat N219.

“Dan melakukan pertemuan kembali dengan pihak PBNU untuk menjajaki keinginan pembelian pesawat N219 agar dapat terwujud,” kata Gita saat dihubungi Minggu, 14 November 2021.

Dia mengatakan PBNU sebelumnya melalui Herbitren sudah menyampaikan ketertarikannya untuk membeli sebanyak lima unit pesawat N219. Pesawat tersebut akan digunakan untuk mendukung kegiatan NU sebagai Ormas Keagamaan terbesar di Indonesia.

PBNU juga menyatakan dukungan penuh terhadap suksesnya penggunaan N219 di dalam negeri.”PTDI sangat mengapresiasi keinginan dari PBNU untuk membeli pesawat N219,” ujarnya.

Hal ini, kata dia, merupakan salah satu bentuk dukungan dari masyarakat Indonesia, khususnya PBNU, sebagai Organisasi Masyarakat Keagamaan terbesar di Indonesia.

PTDI berharap pesawat N219 dapat memberikan kontribusi yang positif dalam mendukung kegiatan Ormas PBNU hingga ke pelosok Indonesia.

Sebelumnya Manajer Program Pesawat N219, Palmana Banandhi mengungkapkan bahwa pesawat ini merupakan hasil karya anak bangsa yang dipasarkan untuk pasar nasional dan global dengan harga per unit USD 6,8 juta atau setara Rp 80 miliar.

Lebih lanjut Palmana Banandhi mengungkapkan keunggulan pesawat ini dapat difungsikan untuk mengangkut penumpang sipil, angkutan militer, angkutan barang atau kargo, evakuasi medis, hingga penyaluran bantuan saat bencana alam.

Pesawat N219 mendapatkan type certificate untuk kelaikan udara setelah melakukan penerbangan selama 340 jam. Pesawat N219 bisa terbang dengan kecepatan maksimum 210 knot dan kecepatan terendah hingga 59 knot. Dengan kemampuan itu, pesawat N219 dapat bergerak dengan fleksibel saat melalui wilayah tebing dan pegunungan karena dapat terbang dengan kecepatan cukup rendah tapi terkendali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.