Market Day SDIT Al-Falaah Simo: Buka Jalan agar Siswa Mengenal Jual Beli Sesuai Syariat Islam

Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Falaah Simo, Boyolali, Jawa Tengah mengadakan kegiatan Market Day bagi para siswanya, Sabtu (15/6/2024). Market Day dilakukan sebagai salah satu bagian dari pengenalan kegiatan ekonomi di lingkungan sekolah, seperti jual beli. Kegiatan Market Day di SDIT Al Falaah Simo bertujuanmendidik para siswa dalam bermuamalah yang baik dan benar sesuai syariat Islam.

Seperti hal hal sederhana, yakni adab adab ketika masuk pasar hingga mengamalkan doa saat masuk ke pasar. Mengenai pelaksanaannya, Saeku mengatakan, kegiatan Market Day biasanya diadakan saat event tertentu saja. Namun, tidak menutup kemungkinan acara tersebut dijadikan sebagai agenda rutin di SD Al Falaah.

Rencana Ariel NOAH Saat Vakum dari Dunia Hiburan Bocor, Pelakunya Orang Dekat Masih Vakum dari Dunia Hiburan, Zaskia Gotik: Pengen Sama Keluarga Saja Dulu! Dewi Rezer Tak Mau Ditinggal Suami Bulenya, Ethan Alrmk Putuskan Menetap di Indonesia

Memilih Jadi Istri dan Vakum dari Dunia Hiburan, Angela Tee eks 7Icons Dapat Mobil Mewah dari Suami Nikita Willy Vakum dari Dunia Hiburan karena Fokus Urus Anak Market Day di SD Al Falaah diadakan setelah para siswa menjalani ujian akhir semester.

"Event tertentu, tapi direncanakan akan menjadi program rutin," ungkapnya. Saeku menyebut, makanan atau dagangan yang dijual oleh para siswa dalam kegiatan tersebut bisa beraneka ragam, tapi dengan syarat tetap menyehatkan. Dengan diadakannya kegiatan Market Day, Saeku berharap, ke depannya siswa siswi bisa mengamalkan ilmu jual beli yang sudah mereka dapatkan secara baik dan benar.

Tidak jauh berbeda dengan Saeku, Wakil Sekolah Bidang Kesiswaan, Sayyaf juga mengatakan, kegiatan tersebut bisa membuat para siswa mendapatkan ilmu banyak tentang bermuamalah. Salah satunya bisa mengajarkan siswa dalam hal berbelanja, agar tidak berlebihan atau belanja sesuai kebutuhan. "Di antaranya, berbelanja sesuai kebutuhan dan amanah dalam berjual beli," tuturnya.

Sayyaf menjelaskan, penghasilan dari jual beli di Market Day itu akan dibagi. Jadi, sebagian akan diterima oleh para siswa, kemudian sebagiannya lagi bakal dimasukkan ke dalam uang kas di kelas masing masing. "Penghasilan nanti dibagi untuk kas kelas," ungkap guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tersebut.

Kegiatan Market Day diikuti oleh seluruh siswa di SDIT Al Falaah Simo yang berjumlah 694 siswa. Pengalaman seru mengikuti acara Market Day pun disampaikan oleh siswi SDIT Al Falaah bernama Najwa Khaira Wilda dan Shafiyyah. Mereka berharap Market Day bisa menjadi agenda rutin di SDIT Al Falaah, sebelum dua siswi kelas 5 itu benar benar lulus dari sekolahnya.

Wilda mengaku senang bisa turut memeriahkan acara Market Day yang diadakan sekolahnya itu. “Senang, makanannya enak. Pengin diadakan lagi. Bisa jajan, kenyang dan seru," ujarnya. Selain membeli jajanan yang dijual oleh temannya, Wilda juga menjual makanan di Market Day tersebut, sama seperti rekannya yang lain.

Mulai dari makanan manis hingga gurih, seperti kacang coklat, risoles, ketela, agar agar, hingga moci. Dari acara yang diadakan sekolahnya itu, Wilda mengaku bisa mendapatkan ilmu berwirausaha. Serupa dengan Wilda, Shafiyyah juga berjualan makanan hingga minuman, seperti agar agar, pisang cokelat, coklat, dan es teh.

Saking serunya merasakan kegiatan tersebut, Wilda dan Shafiyyah berharap acara Market Day ini bisa diadakan lagi. "Tahun depan bisa mengadakan lagi," ucap siswi yang akrab dipanggil Fiyya tersebut. Tambahan informasi, SDIT Al Falaah merupakan sekolah dasar Islam terpadu yang berada di bawah naungan Yayasan Al Falaah.

Adapun, yayasan Al Falaah sendiri mempunyai misi menjadikan siswa memiliki akidah salimah, ibadah shahihah, berakhlakul karimah, dan berpikiran dzakiyah. Sementara misinya, menjadikan siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, akan tetapi cerdas secara emosional dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari hari. Kegiatan jual beli tidak hanya salah satu cara untuk mencari nafkah dan keuntungan finansial.

Melainkan, juga merupakan salah satu jenis usaha yang mendapatkan perhatian besar dalam Islam. Baik karena termasuk salah satu aktivitas yang banyak dibutuhkan oleh manusia maupun karena profesi ini banyak dilakukan oleh para Nabi dan beberapa keutamaan lainnya. Dalam banyak hadis, Rasulullah saw menjelaskan tentang penting dan keutamaan persoalan ini, antara lain dalam hadis berikut:

عَنْ أَبِى سَعِيْدٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: التَّاجِرُ الصَّدُوْقُ الأَمِيْنُ مَعَ النَّبِيِّيْنَ وَلصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَاءِ –رواه الترمذى “Dari Abi Sa’id, dari Nabi saw bersabda: Pedagang yang jujur dan terpercaya bersama para Nabi, orang orang yang jujur dan syuhada’”. (HR. Tirmidzi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *