Jerman Menyebut Kejahatan Kemanusiaan yang Dilakukan oleh Israel Serius, Desak Israel Patuh Hukum

Jerman Menyebut Tuduhan Kejahatan Perang PBB Terhadap Israel Serius Jerman menyebut tuduhan kejahatan perang PBB terhadap Israel adalah serius. Jerman, pada hari Rabu, menyebut tuduhan kejahatan perang PBB terhadap Israel serius dan menekankan lagi bahwa negara tersebut harus mematuhi hukum kemanusiaan internasional, Anadolu Agency melaporkan.

“Kami sedang mempelajari laporan itu dengan sangat cermat. Ini juga berisi tuduhan serius terhadap peperangan Israel,” kata wakil juru bicara Kementerian Luar Negeri, Christian Wagner, kepada perwakilan media di Berlin. Wagner mengacu pada laporan penyelidikan oleh komisi yang didukung PBB yang menemukan bahwa Israel dan kelompok Palestina telah melakukan kejahatan perang dalam perang kejam di Gaza, dan juga menuduh Israel melakukan “kejahatan terhadap kemanusiaan”. Dia juga menyerukan penyelidikan menyusul tuduhan Komisaris Jenderal UNRWA, Philippe Lazzarini, yang mengatakan Israel menganiaya dan menyiksa pekerja bantuan PBB yang dipenjara.

“Tentu saja tuduhan tersebut harus diselidiki. Saya rasa kita sudah sangat jelas mengenai UNRWA dan peran pentingnya. Namun, jika tuduhan tersebut muncul, tentu saja harus diselidiki dan penting bagi semua pihak untuk bekerja sama dengan PBB,” ujarnya. Wagner juga menyuarakan keprihatinan atas serangan Israel di Kamp Pengungsi Al Nuseirat di Gaza untuk menyelamatkan empat sandera akhir pekan lalu. Macet di Tol Cipularang Imbas Penutupan Jalan oleh Buruh, Ini Arahan Jasa Marga

Kunci Jawaban Post Test Modul 2 Bimbingan dan Konseling: Layanan Peminatan dan Responsif PMM 2024 Jasa Marga Mulai Bahas Rencana Rekayasa Lalu Lintas untuk Mudik Lebaran, Tunggu Keputusan Pusat Libur Idul Adha, Korlantas, Kemenhub dan Jasa Marga Pastikan Kesiapan Pengaturan Lalu Lintas Tol

Alternatif Kunci Jawaban Latihan Pemahaman & Cerita Reflektif Modul 2 Kepemimpinan Dalam Berinovasi Setidaknya 274 orang, termasuk banyak anak anak, tewas dalam serangan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *