Jenis Makanan yang Sering Dikaitkan dengan Risiko Kanker

Kanker dan pola makan memiliki hubungan, terutama dengan potensi muncul beberapa tipe kanker. Pilihan gaya hidup sehari-hari dapat mempengaruhi kesehatan dalam jangka panjang, seperti bagaimana pola makan yang dipilih sehari-hari. Hal ini terlihat dari studi yang dilakukan pada 2020.

Konsumsi alkohol dikaitkan dengan 740.000 diagnosis kanker baru. Lalu, bagaimana dengan makanan setiap hari? Apakah dapat meningkatkan risiko kanker? Howard Grossman, Dewan Pakar Medis, internis dan pemenang Penghargaan Keberanian amfAR, dilansir dari eatthis, mengatakan sebagian besar masalahnya bukan pada makanan tapi aditifnya.

“Selalu aman untuk mengatakan diet seimbang yang membatasi bahan tambahan makanan akan menjadi yang paling sehat,” ucapnya. Grossman juga memberikan beberapa faktor yang dapat dikaitkan dengan permasalahan kanker sebagai berikut.

Daging olahan Grossman menyebutkan daging olahan sebagai kategori yang telah dikaitkan dengan kanker, seperti hot dog, daging babi, dan apapun yang tak segar. Permasalahan pada daging olahan seperti bakon dan makanan asap adalah nitrit. Tingkat nitrit dan nitrat yang tinggi, yang sering ditemukan dalam daging olahan, dapat meningkatkan risiko kanker otak, tiroid, kolorektal, dan lambung. Senyawa itu sendiri tidak karsinogenik atau sesuatu yang berpotensi menyebabkan kanker, dan di dalam tubuh zat-zat tersebut bergabung dengan molekul lain dan dapat membentuk zat karsinogenik.

Daging merah Daging merah telah dikaitkan dengan kanker kolorektal, prostat, dan pankreas, namun masih belum pasti. Untuk membentuk tindakan pencegahan, Anda dapat membatasi asupan daging merah.

Alkohol Konsumsi alkohol yang tinggi telah dikaitkan dengan kanker mulut, kerongkongan, perut, payudara, hati, dan usus besar, terutama jika mengonsumi secara berlebihan.

Obesitas Obesitas juga menjadi salah satu faktor risiko banyak kanker. Oleh karena itu, Anda perlu membatasi minuman dan makanan manis, yang berpotensi menambah berat badan.

Grossman mengatakan tidak ada studi yang benar-benar definitif pada manusia. Masih ada banyak hal yang tidak diketahui tentang hubungan antara makanan dan kanker. Grossman berkesimpulan untuk membantu mencegah kanker dengan mengikuti pola makan yang membatasi makanan olahan, daging merah, makanan manis, dan asupan alkohol. Ia juga memberitahu orang-orang untuk tetap mengonsumsi makanan utuh, seperti buah-buahan dan sayuran, daging tanpa lemak, ikan tanpa garam, dan berhenti mengonsumi berbagai makanan yang tidak biasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.