4 Negara Ini Resmi Melarang Penggunaan Mata Uang Kripto

Popularitas cryptocurrency atau mata uang kripto mengalami peningkatan pesat di tengah perkembangan teknologi. Implikasinya, perdagangan mata uang kripto pun marak di berbagai negara. Supaya mata uang kripto dapat berlangsung di suatu negara, aspek perizinan legal perlu dikantongi terlebih dahulu. Namun, pada kenyataannya, tidak semua negara mengizinkan perdagangan mata uang kripto. Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah negara-negara yang melarang perdagangan mata uang kripto:

1. Cina

Dilansir dari time.com, Cina selama ini terkenal sebagai negara yang kurang bersahabat terhadap bisnis asing karena regulasi perizinannya yang rumit. Perdagangan mata uang kripto termasuk salah satu yang tidak mendapat izin untuk beroperasi di negeri tirai bambu tersebut. Dilansir dari euronews.com, Yin Youping, Wakil Direktur Biro Perlindungan Hak Konsumen Keuangan People’s Bank of China (PBoC), mengungkapkan mata uang kripto berbahaya karena beroperasi di luar pengawasan Bank Sentral Cina. Pada 24 September 2021, mata uang kripto akhirnya resmi dilarang.

2. Bolivia

Negara Amerika Selatan ini menjadi salah satu deretan negara yang melarang penggunaan mata uang kripto di negaranya. Dilansir dari news18.com, Bolivia memblokir mata uang kripto karena berpotensi menimbulkan tindakan kriminal berupa penipuan dan manipulasi. Tindakan kriminal tersebut dapat terjadi karena mata uang kripto beroperasi di luar kewenangan ekonomi Negara Bolivia.

3. Algeria

Negara dari Benua Afrika ini juga berkomitmen untuk memblokir penggunaan mata uang kripto di negaranya. Dilansir dari makeuseof.com, Algeria resmi memblokir berbagai jenis aset-aset kripto sejak 2018. Aturan baru tersebut tidak hanya memblokir penggunaan mata uang kripto, tetapi juga semua jenis aset dan transaksi yang tidak bisa dibuktikan dengan dokumen fisik tertulis.

4. Mesir

Selain Algeria, salah satu negara Benua Afrika yang melarang penggunaan mata uang kripto adalah Mesir. Hukum Islam Mesir resmi melarang penggunaan mata uang kripto karena masalah keamanan. Dilansir dari gadgets.ndtv.com, mata uang kripto berpotensi mengancam keamanan negara dan kondisi perekonomian Mesir.

BANGKIT ADHI WIGUNA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.