10 Rekor Berpotensi Dipecahkan di Euro 2024: Sadis, Cristiano Ronaldo Gasak Setengahnya!

Gelaran Euro 2024 Jerman menghadirkan ragam rekor yang bisa dipecahkan oleh sejumlah pemain. Tercatat 10 rekor berpeluang diperbarui pada Euro 2024 yang berlangsung 14 Juni hingga 14 Juli mendatang. Sebanyak 24 tim sedang mempersiapkan diri dengan sebaik baiknya jelang turnamen tersebut pekan ini. Menarik untuk membahas potensi potensi rekor yang akan pecah di Euro 2024. Sorotan utama tertuju kepada megabintang Portugal, Cristiano Ronaldo.

CR7 dalam rangkuman , mempunyai 5 rekor yang bisa digasak sepanjang perjuangan Selecao das Quinas di Euro 2024 Apa saja? Simak ulasan berikut ini. Cristiano Ronaldo saat ini menyamai mantan kiper timnas Spanyol, Iker Casillas, sebagai pemain dengan jumlah terbanyak berpartisipasi di gelaran Euro, yakni lima kali. Faktanya, pemain berusia 39 tahun ini sedang bersiap untuk mengambil bagian dalam Kejuaraan Eropa kali keenam. Jika terealisasi, maka CR7 akan menjadi pemain dengan jumlah keikutsertaan terbanyak sepanjang sejarah gelaran Euro.

Ramalan Zodiak Hari Ini 29Desember Sagitarius Kabar Baik Tak Terduga, Pisces Curhat Libra Disiplin Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Senin 6 November 2023, Pisces Terhubung Secara Emosional Profil Rahmijati Jahja Bakal Calon DPD RI Dapil Gorontalo di Pemilu 2024

Ramalan Zodiak Lengkap Mulai Aries hingga Pisces Hari Ini Senin 6 November 2023 Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini 6 November 2023, Pisces Sulit Utarakan Cinta, Sagitarius Berbahagialah RamalanZodiak Hari Ini11November Sagitarius Perhatikan Anakmu,Pisces Peluang Bagus Leo Emosional

Soal PAS/UAS Bahasa Arab Kelas 1 MI Semester 2 Lengkap Kunci Jawaban untuk Belajar, Ujian Madrasah Gabor Kiraly memegang rekor pemain tertua yang tampil di Kejuaraan Eropa, dengan penjaga gawang berusia 40 tahun 86 hari tersebut saat membela Hungaria melawan Belgia pada Juni 2016. Rekor Kiraly dapat dipecahkan oleh pemain bertahan Portugal, Pepe , yang akan berusia 41 tahun 113 hari ketika tim nasionalnya membuka kampanye Euro 2024 melawan Republik Ceko pada 18 Juni.

Ivica Vastic saat ini menjadi pemain tertua yang pernah mencetak gol di Euro. Rekor itu dibukukan setelah mencetak gol penalti pada menit ke 93 untuk Austria dalam pertandingan penyisihan grup melawan Polandia di Euro 2008. Vastic berusia 38 tahun 257 hari ketika dia menorehkan rekor tersebut, sekaligus menjadikannya pemain tertua yang mencetak gol di final turnamen.

Menariknya, Cristiano Ronaldo berpeluang besar mengambil alih rekor tersebut. CR7 akan berusia 39 tahun 130 hari pada hari pertama pembukaan turnamen Euro 2024. Selain itu, Pepe juga berpeluang memecahkan rekor yang dipegang Ivica Vastic. Legenda Prancis, Michel Platini, mencetak sembilan gol di Euro 1984, termasuk dua hattrick. Dia menjadi pemain dengan gelontoran gol terbanyak sepanjang masa dalam satu kalender Euro.

Namun rekor itu bisa dipecahkan musim panas ini. Sejumlah pemain akan mengincar total pencapaian Platini, seperti Kylian Mbappe, Harry Kane, Cristiano Ronaldo, dan Romelu Lukaku berpotensi menjadi penantang Sepatu Emas. Leonardo Bonucci adalah pencetak gol tertua di final Kejuaraan Eropa, (34 tahun 71 hari) ketika ia membukukan rekor tersebut saat Italia menghadapi Inggris di final Euro 2020.

Lagi lagi Cristiano Ronaldo berpeluang besar memecahkan rekor mantan rekannya itu saat masih memperkuat Juventus. Terlebih merupakan hal yang sangat mungkin Selecao das Quinas melangkah sampai partai final. Rekor pemain termuda sepanjang sejarah Euro dipegang oleh pemain asal Polandia, Kacpe Kozlowski. Dia bermain di Euro 2021 saat usianya masih 17 tahun 246 hari. Rekor itu di ambang dipecahkan Lamine Yamal yang memang memperkuat skuad Spanyol pada Euro 2024.

Yamal dapat memecahkan rekor tersebut saat Spanyol menghadapi laga perdana di Euro 2024 menghadapi Kroasia. Lamine Yamal masih berusia 16 tahun saat itu, menjadikannya pemain termuda yang pernah berpartisipasi dalam event major sepak bola empat tahunan. Pada Oktober 2023, Yamal menjadi pemain termuda yang mencetak gol untuk Barcelona pada usia 16 tahun dua bulan.

Ia berpotensi mencetak rekor serupa di Euro dengan menjadi pemain termuda yang mencetak gol di turnamen tersebut. Rekor pencetak gol termuda di Euro masih dipegang oleh Johann Vonlanthen (Swiss). Johann Vonlanthen menjadi pencetak gol termuda pada Euro 2004, saat masih berusia 18 tahun 140 hari. Jika Yamal mencetak gol, ia akan melampaui rekor tersebut dengan selisih yang signifikan. Jika Spanyol mencapai final dan Yamal bermain, dia bisa menjadi pemain termuda yang pernah bermain di laga puncak sepanjang sejarah Euro.

Yamal akan berusia 17 tahun hanya sehari sebelum final, yang berarti dia masih akan lebih muda dari pemegang rekor saat ini, Renato Sanches. Renato Sanches yang merupakan kompatriot Cristiano Ronaldo, berusia 18 tahun 11 bulan saat bermain di final Euro 2016 alias 8 tahun silam. Pemegang rekor gol tercepat sepanjang gelaran Euro adalah pemain asal Rusia, Dmitri Kiritchenko.

Dmitri Kiritchenko mencetak gol kilat pada detik ke 67 saat melawan Rusia di Euro 2004. Sedangkan hattrick tercepat di Euro dibukukan oleh Platini yang hanya membutuhkan waktu 19 menit. Dia mengukir rekor tersebut pada gelaran Kejuaraan Eropa edisi 1984. Jerman dan Spanyol menjadi negara dengan trofi Euro terbanyak. Kedua timnas tersebut meraih titel kampiun Euro sebanyak tiga kali.

Hasilnya, jika salah satu negara menang pada musim panas ini, mereka akan menjadi negara tersukses dalam sejarah kompetisi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *